WATAMPONE, 2026 – Program Studi Sarjana (S1) Teknik Sipil pada Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Cahaya Prima (UNCAPI) Bone tengah bersiap memasuki tahapan penting dalam siklus penjaminan mutu akademik. Berdasarkan informasi resmi dari laman SAKTI LAMdik dan dokumen resmi LAM Teknik, prodi ini dijadwalkan akan menjalani proses Asesmen Lapangan (AL) pada tanggal 29 hingga 30 Juni 2026 mendatang.
Rangkaian proses akreditasi dengan nomor kode AKR61128082061226 ini telah melewati beberapa tahapan administrasi awal secara lancar. Tahap registrasi dan unggah dokumen pendukung telah diverifikasi dan dinyatakan lunas sejak 12 Mei 2026 lalu. Saat ini, prodi S1 Teknik Sipil sedang berada dalam fase Asesmen Kecukupan (AK) sebelum tim penilai tiba di kampus.
Berdasarkan Surat Tugas yang diterbitkan oleh Badan Tetap Akreditasi Program Keteknikan PII, LAM Teknik mengutus dua pakar sebagai tim asesor, yaitu:
Yulian Firmana Arifin (Universitas Lambung Mangkurat) selaku Ketua Asesor.
Dewi Ana Rusim (Universitas Cenderawasih) selaku Anggota Asesor.
Fokus Peninjauan dan Agenda Kegiatan
Sesuai dengan prinsip akreditasi mandiri yang objektif dan bebas dari benturan kepentingan, pelaksanaan visitasi ini akan berfokus penuh pada konfirmasi data borang, standar penjaminan mutu internal (SPMI), serta kesiapan fasilitas fisik. Selama dua hari, tim asesor dijadwalkan memeriksa sarana pendukung perkuliahan, termasuk ruang dosen serta kesiapan laboratorium teknik di bawah naungan Fakultas Sains dan Teknologi selaku Unit Pengelola Program Studi (UPPS).
Selain pemeriksaan fisik dan dokumen, agenda krusial lainnya adalah sesi wawancara mendalam yang terjadwal pada tanggal 29 dan 30 Juni 2026. Sesi ini dirancang untuk menggali umpan balik langsung dari manajemen UPPS, dosen, tenaga kependidikan, perwakilan mahasiswa, serta para pengguna lulusan (user) eksternal.
Imbauan untuk Civitas Akademika Internal
Mengingat prodi S1 Teknik Sipil merupakan program studi yang berkembang pesat sejak menerima mahasiswa pertama pada tahun 2023, keterlibatan aktif dari internal kampus menjadi kunci utama keberhasilan agenda ini.
Pihak dekanat dan pengelola prodi mengimbau kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa yang telah ditunjuk agar hadir tepat waktu sesuai jadwal sesi masing-masing. Dalam sesi wawancara bersama asesor nanti, mahasiswa dan dosen diharapkan dapat memberikan keterangan dan menyampaikan refleksi secara objektif sesuai dengan kondisi riil serta pengalaman akademik yang dirasakan selama proses perkuliahan berjalan di kampus.
Melalui persiapan yang matang dan evaluasi berkala ini, Universitas Cahaya Prima berkomitmen untuk terus meningkatkan standar mutu pembelajaran demi melahirkan lulusan teknik yang kompeten dan berintegritas di Kabupaten Bone.
