Riset Lapangan Bermutu, Tim Dosen Muda UNCAPI Realisasikan Amanah Hibah Nasional di SDN 12 Manurunge Lewat Permainan Tradisional “Majjeka”

WATAMPONE – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga nama baik institusi serta menuntaskan tanggung jawab atas amanah riset tingkat nasional, tim dosen muda Universitas Cahaya Prima (UNCAPI) Bone resmi turun ke lapangan. Tepat pada Selasa, 23 Juni 2026, mereka memulai pengambilan data langsung untuk memaksimalkan pendanaan bergengsi skema Penelitian Dosen Pemula (PDP) Diktisaintek.

Riset lintas disiplin ilmu yang digawangi oleh para akademisi muda UNCAPI ini mengkaji topik yang memadukan unsur budaya lokal dan sains, dengan judul: “Efektivitas Peningkatan Kebugaran Fisik Siswa Sekolah Dasar melalui Implementasi Permainan Tradisional Egrang (Majjeka) dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani”.

Kolaborasi Lintas Fakultas Jaga Nama Baik Kampus

Aksi turun lapangan ini dipelopori oleh kolaborasi solid dosen muda dari Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek)—khususnya Program Studi Ilmu Keolahragaan—yang bersinergi dengan dosen dari Fakultas Soshum. Langkah kolaboratif ini mempertegas kualitas mutu akademik yang terus digenjot oleh UNCAPI. Tim periset tersebut terdiri dari:

  1. Zulnadila, S.Or., M.Or. (Periset Utama / Ilmu Keolahragaan)

  2. A. Wirawan Risal, S.Pd., M.Pd. (Periset Utama)

  3. Muhammad Asdar, S.Sos., M.Si.

  4. Rismadani, S.I.P., M.I.P.

  5. Fitri Hardayanti, S.Pi., M.Si.

Tim peneliti tiba di SDN 12 Manurunge, Jl. Kalimantan, Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone pada pukul 08.30 WITA. Kedatangan mereka disambut langsung dengan sangat baik oleh Kepala Sekolah beserta jajaran guru kelas 4 yang menjadi subjek utama fokus penelitian ini.

Proses Penelitian Lapangan: Anak-Anak Heran, Guru Nostalgia

Tepat pukul 09.00 WITA, proses implementasi metode pembelajaran eksperimen dimulai di lapangan sekolah. Proses pengambilan data awal ini memicu atmosfer yang sangat unik dan humanis. Mayoritas siswa kelas 4 di sekolah tersebut mengaku baru pertama kali melihat langsung egrang bambu atau yang di daerah Bone dikenal dengan istilah Majjeka. Rasa heran anak-anak zaman sekarang berganti menjadi antusiasme tinggi saat mereka diajak mencoba menyeimbangkan tubuh di atas bambu.

Melihat keriuhan proses penelitian tersebut, kepala sekolah dan para guru yang mendampingi justru ikut larut dalam ruang nostalgia, mengenang masa kecil mereka yang akrab dengan permainan tradisional tersebut sebelum era gawai merajai.

Metode Ilmiah demi Output yang Akuntabel

Sebagai bentuk pertanggungjawaban ilmiah kepada pihak Diktisaintek, riset kuantitatif dengan desain eksperimen kuasi (quasi-experimental) ini dijalankan dengan instrumen yang ketat dan terukur. Tim dosen UNCAPI membagi siswa ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol untuk mengukur komponen daya tahan, kekuatan, keseimbangan, dan kelincahan siswa melalui uji statistik inferensial.

Melalui luaran riset PDP ini, UNCAPI tidak hanya sekadar menggugurkan kewajiban hibah, tetapi juga bertekad memberikan bukti empiris bahwa permainan tradisional Majjeka efektif secara ilmiah untuk kebugaran anak serta dapat menjadi alternatif model pembelajaran olahraga yang inovatif. Proses turun lapangan ini dijadwalkan masih akan berlanjut esok hari guna merampungkan dua pertemuan intensif berikutnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top