WATAMPONE – Sebuah langkah progresif dalam menjaga eksistensi kekayaan budaya lokal Bumi Arung Palakka resmi digulirkan. Ketua Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas Cahaya Prima (UNCAPI), Dr. Muhammad Sulfa, S.Pd., M.Pd., AIFO-P., berkolaborasi dengan Dosen Universitas Muhammadiyah (UNIM) Bone, Dr. Maria Herlinda Dos Santos, S.Pd., M.Pd.. Kedua akademisi ini bersinergi menggelar kajian mendalam bertajuk “Upaya Merawat Menca Sangge Sebagai Warisan Budaya Olahraga Tradisional Beladiri Bone”.
Riset dan gerakan pelestarian ini bernilai sangat prestisius karena berhasil mendapatkan dukungan penuh (supporting) serta pembiayaan hibah dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui skema kolaborasi Dana Indonesiana dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di bawah payung Objek Pemajuan Kebudayaan dan Cagar Budaya.
Mengupas Akar Sejarah Lewat Focus Group Discussion (FGD)
Sebagai implementasi nyata dari kajian tersebut, panitia pelaksana menyelenggarakan agenda Focus Group Discussion (FGD) guna merumuskan formula terbaik dalam memelihara seni bela diri pusaka Bone agar tidak punah ditelan zaman.
Kegiatan krusial ini dijadwalkan berlangsung pada:
-
Hari / Tanggal: Minggu, 21 Juni 2026
-
Waktu: 08.00 WITA – Selesai
-
Tempat: Aula Gedung PKK Kabupaten Bone
Untuk membedah eksistensi Menca Sangge dari sudut pandang sejarah, filosofi gerak fisik, hingga perlindungan hukum, FGD ini dipandu oleh dua narasumber berkompeten, yaitu Surajudding Daeng Mallongi dan A. Irfandi, S.T., M.H..
Dihadiri Peserta Aktif dan Lintas Instansi
Guna menciptakan pembahasan yang komprehensif dan inklusif, kegiatan ini turut menghadirkan jajaran praktisi, akademisi, serta tokoh dari berbagai instansi terkait yang tercatat sebagai peserta aktif. Berdasarkan Lampiran dokumen resmi, berikut adalah daftar nama dan instansi yang didelegasikan:
-
Andi Abdul rahman, S.Pd., M.Pd. – Universitas Cahaya Prima
-
Dr. Muhammad Sulfa, S.Pd., M.Pd., AIFO-P. – Universitas Cahaya Prima
-
Muh. Irzal Sultan, S.Pd., M.Pd. – UNIM Bone
-
Dr. (Cand) Ahmad Mursyidin, S.Pd., M.Pd. – UNIM Bone
-
Fatma Jaoharoh – KUA Tanete Riattang
-
Resy Sarita – Universitas Cahaya Prima (UNCAPI)
-
Widia Lestari – Universitas Cahaya Prima (UNCAPI)
Kehadiran para tokoh lintas akademisi dan instansi ini diharapkan mampu memberikan sumbangsih pemikiran yang solid, baik dari sisi tata kelola olahraga maupun pelestarian budayanya.
Menjaga Identitas Kabupaten Bone
Dr. Muhammad Sulfa menyampaikan bahwa Menca Sangge bukan sekadar aktivitas fisik atau olahraga bela diri biasa, melainkan cerminan identitas, falsafah hidup, dan nilai kesatriaan masyarakat Bone yang harus diwariskan ke generasi masa depan. Lewat sokongan dana dari Kemendikbud-LPDP ini, diharapkan Menca Sangge memiliki dokumen akademis serta pengakuan meluas sebagai warisan budaya nasional yang hidup (living heritage).
Bagi instansi, komunitas budaya, atau pihak yang ingin berkoordinasi lebih lanjut mengenai hasil jalannya kegiatan ini, dapat menghubungi Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Maria Herlinda Dos Santos di nomor layanan terpadu 0853-9929-9876.
